Tuesday, March 14, 2017

ALGORITMA DAN PEMOGRAMAN



A.    Asal Usul Algoritma
Para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Alkhuwarizmi dibaca orang barat menjadi algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku Pemugaran dan Pengurangan” (The Book Restoration and Reduction). Dari buku itu memperoleh kata Aljabar (Algebra) biasa disebut Arithmetic, dalam bahasa indonesia diserap menjadi Algoritma.

B.     Definisi Algoritma
·         Prosedur :
Himpunan hingga instruksi, yg bersifat diskrit dan jelas, serta dapat dijalankan secara mekanik. Secara mekanik maksudnya dapat dibuat program komputer.
·         Semi- Algoritma :
Adalah prosedur yang mampu menghasilkan pemecahan atau solusi masalah, bila solusi memang ada, dan kemudian berhenti.
·         Algoritma :
Semi algoritma yang mampu mendeteksi tidak adanya solusi, bila solusi memang tidak ada, dan mampu untuk berhenti, suatu susunan langkah-langkah instruksi untuk menyelesaikan masalah.

Dari definisi diatas bisa diambil kesimpulan bahwa :
“Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis”. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Dalam beberapa konteks, algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. Pertimbangan dalam pemilihan algoritma adalah, pertama, algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma, kalau memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma tersebut bukanlah algoritma yang baik.

Sedangkan Pemrograman
Segala kegiatan  pembuatan program komputer. Bahasa pemrograman  yang berarti bahasa yang digunakan dalam pembuatan program komputer.
Definisi Pemrograman : Adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri biasanya disebut source code yang dibuat oleh programmer (pembuat program).

Struktur Dasar Dari Algoritma
Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar pembangunan algoritma ada tiga, yaitu:
·         Struktur Runtunan, Digunakan untuk program yang pernyataannya sequential atau urutan.
·         Struktur Pemilihan, Digunakan untuk program yang menggunakan pemilihan atau penyeleksian kondisi.
·         Struktur Perulangan, Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang.

Dalam Algoritma, tidak dipakai simbol-simbol / sintaks dari suatu bahasa pemrograman tertentu, melainkan bersifat umum dan tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman apapun juga. Notasi-notasi algoritma dapat digunakan untuk seluruh bahasa pemrograman manapun.

C.    KRITERIA ALGORITMA
Terdapat 5 (lima) kriteria untuk algoritma dapat dikatakan baik (knuth), yaitu meliputi:
  • Masukan(input)
tanpa ada input maka proses dalam algoritma tidak akan jalan, artinya sebuah algoritma harus memiliki data untuk sebuah proses sebagai masukan.
  • Keluaran (Output)
ditinjau dari pengertian algoritma di atas maka sebuah algoritma harus memiliki minimal keluaran sebagai tujuan, tanpa ada keluaran yang pasti tujuan dari algoritma tidak bisa dicapai untuk digunakan sebagai solusi permasalahan.
  • Batasan
karena orientasi algoritma pada tujuan maka harus ada batasan dalam mencari solusi, jika hal ini diabaikan maka algoritma akan berpeluang untuk tidak mencapai pada tujuan berupa keluaran yang diinginkan. Untuk algoritma terbuka artinya tanpa adanya batasan maka akan tampak berupa algoritma yang tidak logis dan tidak sistematis serta sulit untuk dimengerti.
  • Arah
algoritma harus memiliki kejelasan arah guna mencapai tujuan yang diinginkan, arah dari sebuah algoritma harus diawali dan harus diakhiri, memiliki kejelasan logika dan tahapan sekuensial sehingga didapatkan sebuah hasil berupa keluaran algoritma terkait dengan tujuan.
  • Efisiensi
algoritma harus memiliki efisiensi yang tinggi, artinya tidak merupakan penyelesaian yang abstrak (imajiner) atau bukan angan-angan tetapi lebih merupakan solusi riil guna menyelesaikan suatu masalah. Disini mengandung pengertian untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak perlu atau cara memutar-mutar tanpa mengarah pada keluaran sebagai tujuan yang diharapkan.

D.    PENULISAN ALGORITMA
Untuk menyajikan Algoritma terdapat kesepakatan dalam bidang pemrograman peralatan elektronik, yaitu dapat dinyatakan dalam bentuk:
Menggunakan bahasa natural dalam bentuk narasi seperti contoh di atas.
Menggunakan diagram alir (flow chart)

Adapun cara penyajian algoritma, adalah sebagai berikut:

  • Penulisan Algoritma Menggunakan Bahasa Natural
Untuk penyajian algoritma menggunakan bahasa natural dalam bentuk narasi, dan sebagai contoh penulisannya dapat dilihat pada contoh permasalahan di atas.
  • Diagram Alir (Flow Chart)
Flowchart adalah algoritma penyelesaian suatu masalah yang diwujudkan dalam bentuk penggambaran bagan, dimana dalam bagan tersebut memiliki kandungan aliran data yang lebih menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Terdapat 2(dua) penggambaran Flowchart yaitu System Flowchart dan Program Flowchart.
Flowchart dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku suatu algoritma (dengan menggunakan gambar-gambar atau tanda-tanda yang sesuai) Bila suatu flowchart lengkap telah selesai dikerjakan, gambaran lengkap tentang proses pemikiran seorang programmer dalam memecahkan suatu masalah dapatlah diikuti. Peranan flowchart sangat penting terutama pada pemeriksaan program. Flowchart yang merupakan bagian penting dalam suatu program yang telah selesai juga dapat membantu orang lain dalam memahami algoritma yang tepat yang dibuat programmer.
Ada dua jenis flowchart, yaitu:
  • Flowchart sistem : menunjukkan jalannya program secara umum.
  • Flowchart terperinci : rincian (detail) yang dibutuhkan programer.

Biasanya suatu program yang rumit didahului dengan flowchart sistem, lalu dilengkapi pula dengan. flowchart terperinci. Keuntungan dari flowchart ialah dapat menunjukkan urutan langkah-langkah dengan menggunakan simbol anak panah.

  1. Flowchart Sistem
Digunakan untuk menggambarkan aliran data atau informasi secara garis besarnya yang melewati suatu tahapan proses dalam sebuah sistem dengan menunjukkan media yang digunakan dalam sistem. Seperti media input, output maupun media penyimpanan dalam proses pengolahan data.
Adapun simbol yang digunakan meliputi:
Gambar 1. Simbol flowchart sistem

2. Flowchart Program
Digunakan untuk menggambarkan aliran data atau informasi secara rinci yang melewati suatu tahapan proses dengan menunjukkan tahapan penyelesaian permasalahan untuk mendapatkan hasil sesuai tujuan yang diharapkan.
Adapun simbol yang digunakan adalah sebagai berikut:
Gambar 2. Simbol Flowchart Umum

Sebuah flowchart minimal umumnya terdiiri dari simbol mulai yang menggambarkan bahwa sebuah algoritma dimulai, dilanjutkan dengan masukan data, selanjutnya data diproses kemudian hasil proses dikeluarkan dan diakhiri dengan simbol akhir dari aliran program.
Gambar 3 adalah contoh flowchart sederhana penyelesaian bertahap untuk menghitung luas sebuah bangun segi empat, dimana bangun tersebut memiki panjang = p dan lebar = l, dimana luas = p x l :
Menghitung luas bangun ternyata tidak hanya sebuah bangun yang bisa dilakukan dalam program, dengan menambahkan menu pilihan ternyata dapat dipilih untuk menghitung beberapa luas bangun dari bidang tertentu.
Jika sebuah algoritma membutuhkan alternatip pilihan maka dibutuhkan simbol percabangan, sebagai contoh sebuah sistem program harus melakukan layanan perhitungan luas bangun segi empat, luas bangun segi tiga dan luas bangun lingkaran.

Gambar 3. Flowchart Sederhana (menghitung luas)
Dengan demikian maka terdapat pilihan alternatip (gambar 4), jika dipilih 1 maka digunakan untuk menghitung luas bidang segi empat, untuk pilihan 2 digunakan menghitung luas bangun segi tiga dan untuk pilihan 3 digunakan untuk menghitung luas bangun lingkaran, maka flowchart-nya dapat digambarkan sebagai berikut:
Gambar 4 Simbol Flowchart Program Pilihan
Aliran program dimulai, kemudian memberi kesempatan pada user untuk memberikan masukan berupa angka 1 atau angka 2 atau angka 3, jika angka tersebut adalah 1 maka akan diteruskan pada proses menghitung luas bangun segi empat.
Jika ternyata angka yang diberikan adalah 2 maka akan diteruskan pada proses menghitung luas bangun segi tiga, dan juika ternyata angka yang diberikan adalah 3 maka akan diteruskan pada proses menghitung luas bangun lingkaran.
Suatu saat dibutuhkan sebuah algoritma untuk menggambarkan suatu proses yang berulang, misal pada suatu program dibutuhkan sebuah rutin yang berfungsi sebagai penghitung (counter). Untuk itu flowchartnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar 5. Flowchart Untuk Proses Diulang

Dalam membuat algoritma untuk pemrograman mikroprosesor dalam bahasa asembler biasanya notasi yang digunakan dalam flowchart menggunakan kode-kode, berikut contoh flowchart dengan notasi kode:

Gambar 6. Flowchart Dengan Notasi Kode Program.

Sumber Referensi :


Friday, January 20, 2017

Tugas Ekonomi Teknik

Soal !!! 
1.  Berapakah jumlah interest yang harus dibayarkan atas pinjaman yang diambil ke Bank sebanyak   Rp.5,000,000,- pada tanggal 1 April 1985 dan dikembalikan pada tanggal 31 Maret 1990 dengan simple interest 15%?

     2. Berapa besarkah dikembalikan tiap tahun suatu pinjaman sebesar Rp.20,000,000,- selama 8 tahun dengan bunga 12%?

3. Buatlah suatu diagram ‘cash flow’ untuk pinjaman sebesar Rp.10,500,000,- menurut ‘simple interest 15% per-tahun selama 6 tahun. Berapakah ‘lump sum’ dibayarkan pada akhir tahun ke-6 itu?


Jawaban !!!
1. Jawab :
Dik : P  = Rp.5,000,000.
         r   = 15%
         t   = 1800
         S = P ( 1+rt )
            = 5,000,000 ( 1 + (15% x 5))
            = Rp.8,750,000
 
2. Jawab :
Dik :   Nt  = Rp.20,000,000
           i     = 12%
           t     = 8 tahun
           i total  =  12% x 8 =  96%
           D  =  i% di bawah 100 x Nt
                =  96/100-96 x 20,000,000
                =  480,000,000
          NA  = NT + D =  20,000,000 + 480,000,000
                                  =  Rp.500,000,000
 
3. Jawab :
F  = (F/P ; i% ; n)
F  = 10,500,000 ( F/P ; 15% ; 6 )
F  = P ( 1 + i% ) x n
F  = 10,500,000 ( 1 + 15 % ) ^ 6
F  = 10,500,000 ( 1,15 ) ^ 6
F  = 10,500,000 ( 2,313 )
F  = Rp.24,286,500

Sunday, January 15, 2017

Artikel tentang Teknik Elektro , Universitas Gunadarma dan Masa Depan

Catatan kecil ini akan menceritakan tentang saya , teknik elektro , universitas gunadarma dan tentunya sebuah masa depan.

Saya Mahasiswa Teknik Elektro di Universitas Gunadarma . Kenapa saya memilih teknik elektro ?? mungkin sebagian orang akan berpikir bahwa teknik elektro hanyalah seorang tukang yang hanya bisa memperbaiki tv dan radio. Menyakitkan memang , tapi itulah kenyataan nya di lingkungan masyarakat kita. Saya memilih teknik elektro karena saat SMK saya juga memlilih teknik elektro untuk konsentrasi bidang saya.

Banyak hal yang membuat saya menikmati masa SMK dan Kuliah saya selama saya belajar tentang teknik elektro. Ujikom adalah salah satunya , saat dimana para anak teknik pada masa SMK diuji kemampuan tekniknya. Juga saat saya membuat Catu Daya dan Proyek Line Tracking (proyek Mikroprosesor). Terkena sengatan listrik sudah biasa bagi kami hihihihhi ...
Itulah yang membuat saya bertahan dalam menekuni teknik elektro.

Saya sering sekali ditanya oleh orangtua saya "gimana udah bisa benerin tv ??" dengan seribu alasan saya langsung mengelaknya .. Karena masih banyak yang harus saya pelajari untuk bisa memperbaiki sebuah alat elektronik. Meskipun saya sudah bisa membuat beberapa alat , tapi itu dilakukan secara berkelompok. Tentu saja, saya belum puas atas apa yang telah saya dapat hingga saat ini. Karena pembelajaran akan terus berlanjut hingga akhir hayat nanti.

Kalau ditanya "apakah saya akan melanjutkan pendidikan di jurusan teknik elektro ??". Sulit rasanya menjawab itu, karena sekarang saya juga sedang mendalami desain grafis. Tapi tidak menutup kemungkinan , saya akan tetap memilih melanjutkan pembelajaran saya mengenai teknik elektro karena desain grafis saya belajar otodidak.

Wisuda ya ?? penantian berharga para mahasiswa. Setelah saya lulus dari Universitas Gunadarma, yang pasti saya akan mengaplikasikan apa yang saya dapat setelah 4 tahun mengabdi di Universitas tercinta ini. Mencari pekerjaan itulah hal yang pertama kali pasti dilakukan. Karena itulah salah satu tujuan kita menimba ilmu setinggi mungkin. Mempunyai pekerjaan yang sehobi dengan kita akan terasa menyenangkan untuk dijalani. Namun apadaya , lapangan pekerjaan diluar sana tidak selalu seperti itu. Kita akan dihadapkan pada posisi yang berbeda. Ya itulah kehidupan.

Hmmm .. tujuan hidup ya
Ada beberapa hal yang sangat saya ingin lakukan sebelum saya lulus nanti.
Saat ini saya mengikuti organisasi di Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HME) saya menjabat sebagai Ketua Divisi Olahraga. Saya ingin mengadakan sebuah event olahraga (futsal dan badminton), jika saya bisa dan sukses menyelenggarakan acara tersebut. Maka saya akan jadi yang pertama yang bisa membuat event tersebut, karena belum ada yang pernah membuat event olahraga di Jurusan Teknik Elektro. Setelah itu saya ingin lulus. dan wisuda dengan hasil yang terbaik akan jadi penutup yang manis untuk meninggalkan Universitas tercinta.
Setelah lulus nanti tentunya saya akan mencari pekerjaan. Mungkin saya akan bekerja diluar Pulau Jawa, karena bayaran di luar pulau Jawa selalu menggiurkan untuk kami para pencari pekerjaan. Setelah mendapat uang yang cukup untuk bermodal usaha saya akan kembali ke Jawa. Saya sudah mempunyai rencana untuk membuat usaha di bidang pakaian dan makanan di daerah tempat tinggal saya di Sumedang.


Dasar Sistem Kontrol






Pembahasan :

Seperti yang kita ketahui Lampu Lalu Lintas adalah aplikasi dari sistem kontrol kendali terbuka (open loop). Dalam penelitian nya ini beliau memakai mikrokontroler ATmega16 sebagai pusat pengendali penyalaan lampu secara manual maupun secara otomatis (sistem waktu tetap)  dan juga berfungsi sebagai monitoring perubahan beban arus pada lampu, serta sensor arus sebagai pendeteksi kerusakan pada nyala lampu lintas. Sistem ini juga mampu berkomunikasi dengan pusat kontrol lalu lintas yaitu Traffic Management Control (TMC) melalui jaringan yang digunakan untuk proses monitoring dan pengendalian lapu lalu lintas yang ada di beberapa persimpangan.




Tuesday, November 15, 2016

Pembahasan Uang

NPM Genap

Soal !!!

2. Seorang menabung uang ke Bank sebesar Rp. 830,000 tiap tahun selama 4 tahun ke depan. Pihak Bank akan memberikan imbalan sebesar 6% tiap tahun. Berapakah jumlah uang tersebut pada akhir tahun ke-4?

4. Seseorang ingin membeli sebuah mesin 5 tahun yang akan datang, yang diperkirakan akan berharga $ 8,000.- dia harus menabung mulai sekarang pada sebuah Bank. Berapakah besar tabungannya tiap tahun apabila bunga tabungan 10% per-annum?

Jawab !!!

2.            F = A (F/A, i%,n)
                F = Rp. 830.000,00 (F/A, 6%, 4)
                F = Rp. 830.000,00 (4,37)
                F = 3.627.100,00
4.            P = F (P/F, i%,n)
                P = $8000 (P/F, 10%, 5)
                P = $8000 (0,62)
                P = $4960


Friday, October 7, 2016

Pengaruh Cash Flow Pada Kinerja Keuangan Dan Implikasinya Pada Nilai Perusahaan Manufaktur



Pembahasan :

Jumlah Perusahaan yang terdaftar di BEI dalam periode 2011-2012 adalah sebanyak 146 Perusahaan. Namun dari jumlah perusahaan tadi ada beberapa perusahaan yang memiliki masalah. Ada yang tidak tidak listing di BEI , tidak mempublikasikan keuangan dan annual report , atau pun perusahaan yang melakukan merger atau akuisisi selama periode penelitian dan masih banyak lagi yang lainnya.

Cash Flow memiliki beberapa pengaruh terhadap keuangan perusahaan dan implikasinya pada nilai perusahaan manufaktur. Diantaranya adalah :
1. Hipotesis pertama menyatakan bahwa cash flow memiliki pengaruh terhadap kinerja
keuangan. Hasil analisa bisa dilihat pada data dalam PDF.
2. Hipotesis kedua menyatakan bahwa cash flow memiliki pengaruh terhadap nilai
perusahaan. Hasil analisa bisa dilihat pada data dalam PDF.
3. Hipotesis ketiga menyatakan bahwa kinerja keuangan memiliki pengaruh terhadap
nilai perusahaan.
4. Hipotesis keempat menyatakan bahwa kinerja keuangan memilikihubungan dalam
memediasi pengaruh antara cash flow terhadap nilai perusahaan.

Hasil Pembahasan :
Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang telah diuraikan, maka dapat
disimpulkan bahwa cash flow berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan,
cash flow memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kinerja
keuangan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, serta
pengaruh cash flow terhadap nilai perusahaan tidak dimediasi oleh kinerja keuangan.

Sumber :
1. http://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/viewFile/8649/6441


Wednesday, July 6, 2016

Mengaplikasikan sikap Beriman, Berbudi pekerti luhur, Rasional, Profesional, dan Aktif dalam kegiatan positif


a.       Beriman     
            Selalu memiliki jiwa yang cinta akan Tuhan Yang Maha Esa, selalu menyerahkan setiap masalah yang ada kedalam hadirat sang Pencipta, karena apabila kita beriman dan memiliki hubungan yang baik dengan sang Pencipta, maka kita juga akan memiliki hubungan yang baik dengan sesama kita dengan baik dan pasti kita akan memiliki rasa bertanggung jawab, dan memiliki rasa bela Negara yang besar karena adanya kesauan dengan sesama kita. Sebagai contoh sesama umat beraga kita menciptakan suasana kekeluargaan yang bgtu erat contoh saja ketika kita sedang beribadah setidaknya kita harus bisa menemptkan diri kita dan menghargai sesama kita yang sedang beribadah, saling menjaga dan saling menghormati sebagai contoh di daerah Manado banyak umat Bergama yang saling membantu sehingga seluruh masyarakat disana hidup damai dan tentram.
b.       Berbudi Pekerti Luhur
            Dalam kehidupan bersosialisasi kita pasti memiliki lawwan umtuk selalu bertegur sapa dengan yang lain, saling tolong menolong, saling membantu dan saling memberikan salam. Contohnya pada saat kita sedang di jalan dan melihat seorang nenek yang sedang kesusahan untuk menyebrang, disitulah kita sedang di uji untuk saling membantu, apakaha kita mau atau tidak dan dalam membantu juga tidak hanya lihat orangnya saja. Tapi hal membantu juga jangan disalah artikan dalam ujian untuk membantu teman kita yang tidak bisa mengerjakan ujian.
c.       Rasional, Dinamis & Sadar
Kenapa kita harus memiliki sikap yang yang Rasional?? Karena Rasional sendiri berbicara tentang kepercayaan seseorang akan sesuatu yang belum dilihat kebenarannya. Contoh disaat kita sedang duduk atau ngobrol dengan teman kita, seketika ada seseorang yang mengatakan bahwa sesuatu sedang terjadi dengan keluarga kita, tapi kita tdak akan pernah percaya sebelum kita sendiri melihatnya. Kita juga harus menjadi orang yang dinamis dan sadar akan sekitar kita karena masih banyak orang yang membutuhkan kita, tetapi kita tidk pernah melihat sekitar kita, seperti hanya mementingkan kepentingan pribadi dan hanya sibuk dengan persoalan kehidupan diri sendiri.
d.      Profesional
            Ketika kita sudah beriman, sudah memiliki budi pekerti luhur, rasional, dinamis dan sadar, maka kita di tuntut untuk memiliki sikap profesional yang sangat tinggi karena kehidupan saat ini sangat begitu mencekam dan sangat keras, maka dari itu kita diminta untuk professional dan bersaing dengan setiap orang yang ingin juga menjatuhkan kita dan ingin mengembangkan diri sendiri. Contoh dalam pekerjaan kita harus bersaing secara professional dan secara dewasa, ketika kita professional dalam pekerjaan maka kita akan disegani oleh teman-teman sekerja kita.
e.       Aktif Memanfaatkan Ilmu Pengetahuan
Dalam hal pekerjaan ketika kita sudah memiliki sikap professional, maka kita akan mendapatkan banyak ilmu pengetaahuan yang bisa kita gunakan dalam kehidupan dunia luar yang begitu sangat mengerikan dan kita juga dituntut untuk dapat aktif mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang sudah kita dapat dalam dunia pekerjaan.