Wednesday, April 25, 2018

ADSL, SDSL, HOTSPOT, WIFI, PHYSICAL LAYER DAN PENTINGNYA MULTIMEDIA


1.     Teknologi ADSL
ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) adalah teknologi akses Internet menggunakan kabel tembaga, sering disebut juga sebagai teknologi suntikan atau (Injection Technology) yang membantu kabel telepon biasa dalam menghantarkan data yang tadinya hanya dalam kecapatan rendah menjadi lebih cepat dan dalam jumlah besar. Hal ini dimungkinkan berkat adanya sebuah perangkat yang disebut DSLAM(DSL Acces Multiplexter).

Untuk mencapai tingkat kecepatan yang tinggi, ADSL menggunakan skema modulasi yang cukup rumit untuk memasukkan data ke dalam kabel tembaga. Sering dikenal dengan sebutan Last-mile Technology karena teknologi ini hanya digunakan untuk koneksi dari STO (Sentral Telepon Otomat) ke perumahan dan perkantoran, bukan di antara sentral-sentral telepon.

Dikatakan asimetris karena arus data yang dikirim dan diterima tidak sama. Frekuensi sinyal yang digunakan berkisar antara 25 KHz sampai 1 MHz. Dengan cara seperti itu maka ADSL dapat mendukung pengiriman akses data dari 1,5 Mbps hingga 9 Mbps saat menerima data (Down-stream rate) dan dari 16 Kbps hingga 640 Kbps saat mengirim data (Up-stream rate).

Dengan teknologi seperti diuraikan di atas dan dengan kecepatan downstream inilah yang menjadikan ADSL lebih cocok untuk kalangan penggunaan internet untuk rumah tangga. Karena kalangan rumah tangga umumnya lebih banyak kegiatan menerima, dibandingkan kegiatan mengirim. Seperti mendownload data, gambar, musik, ataupun video.

Keunggulan lainnya dibanding teknologi Dial-up ialah bahwa ADSL tidak mengganggu penggunaan telepon yang ada. Jadi walaupun kita memasang ADSL di rumah, tepelon rumah tetap bisa digunakan secara silmultan dengan ADSL tanpa terganggu sedikitpun. Hal ini dimungkinkan karena telepon bekerja pada frekuensi sub-audio 20 KHz ke bawah sedangkan frekuensi signal ADSL adalah 25 KHz hingga 1 MHz.

Perkenalan masyarakat Indonesia dengan teknologi jaringan internet ADSL dimulai pada tahun 2006 saat PT.Telkom yang merupakan perusahaan pengatur jaringan telepon nasional memperkenalkan program yang disebut sebagai Telkom Speedy, yaitu jaringan khusus dari PT.Telkom untuk penggunaan Internet bagi kalangan rumah tangga, perkantoran, industri kecil dan menengah, dsb.
Beragam paket ditawarkan berdasarkan kuota volume data atau bulanan, limited atau unlimited dsb, yang berdampak pada tarif. Semakin besar kuota volume data semakin mahal tarifnya. Demikian juga pada paket unlimited bulanan tetap saja ada kuota vome data sehingga jika melenihi volume data yang menjadi kuotanya akan dikenakan tambahan biaya untuk setia Megabyte-nya.

A.    Kekurangan Teknologi ADSL
Selain keunggulan-keunggulan seperti telah dibahas sebelumnya, ADSL juga memiliki kekurangan yang melekat pada jaringan infrastrukturnya. Adapun kekurangan-kekurangan tersebut adalah sebagai berikut:

·         Jarak antara Modem ke STO
Kecepatan akses data sangat diperngaruhi oleh jarak antara rumah pengguna dengan Sentral Telepon Otomatis (STO). Jadi semakin jauh rumah pengguna dengan STO maka semakin lambat kecepatan akses datanya.

·         Jarak Modem ke Komputer
Kecapatan akses data juga dipengaruhi oleh jarak antara Modem ADSL dengan komputer masing-masing pengguna pada penggunaan multi-user.

·         Tidak Kompatibel dengan beragam OS
Tidak kompatibel dengan sumua OS (Operating Systems). Operating Systems yang dapat digunakan hanya Windows dan Linux.

·         Pengaruh Load-Coil
Adanya Load coils yang dipakai untuk memberikan layanan telepon ke daerah-daerah tertentu menurut pembagian kerejanya. Load-Coils adalah peralatan induksi yang berfungsi menggeser frekuensi pembawa ke atas. Sayangnya alat ini juga terkadang menggeser frekuensi suara (Voice Frequency: 0 – 20 KHz) ke frekuensi yang biasa digunakan ADSL (25 KHz – 1 MHz), sehingga mengakibatkan terjadinya interferensi dan ketidak cocokkan kanal untuk ADSL dan berdampak pada seringnya terjadi kesalahan (error) pada data.

·         Pengaruh Bridged Tap
Adanya Bridged Tap, yaitu bagian saluran kabel yang tidak berada pada jalur yang langsung antara pelanggan dan Sentral Telepon. Bridged Tap ini dapat menimbulkan derau (noise) yang mengganggu kinerja ADSL yang juga berdampak pada kesalahan data.

·         Pengaruh Rugi-rugi pada Kabel Telepon
Transmisi ADSL menggunakan saluran kabel telepon yang biasa digunakan untuk jasa telepon (PSTN). Di Indonesia kabel telepon pada umumnya dipasang di atas permuakaan tanah dengan menggunakan tiang-tiang telepon dari Sentral Telepon Otomat menuju rumah-rumah pelanggannya, walaupun memang sebagian kecil sudah ditanam di dalam tanah. Gangguan akan terjadi pada kabel ini jika kabel kena air hujan, kena benang layang-layang, dan kena ranting dan daun sebuah pohon, atau benda lainnya.




2.      (SDSL, Symmetric Digital Subscriber Line)

            SDSL merupakan jenis lain dari HDSL. SDSL hanya memerlukan sepasang kawat saluran saja untuk menyalurkan POTS dan T1/E1. Kelebihan utama SDSL dibandingkan denganHDSL adalah mudah diterapkan di setiap pelanggan karena hanya memerlukan satu saluran telepon biasa.
Biasanya, layanan DSL adalah asimetris (ADSL), dengan sebagian besar bandwidth yang disediakan untuk menerima data, tidak mengirimnya. Layanan SDSL biasanya digunakan oleh perusahaan dengan kehadiran kebutuhan Web, VPN, extranet atau intranet. Dalam kasus ini client server mungkin diperlukan untuk meng-upload sejumlah besar data ke Internet secara teratur. ADSL akan lambat dan tidak memadai untuk tujuan ini, karena bandwidth yang tersedia untuk upload biasanya kurang dari 1 megabit per detik (mbps). Bandwidth yang SDSL bisa setinggi 7 mbps di kedua arah.
SDSL menggunakan frekuensi digital dalam perjalanan lintas telepon untuk mengirim dan menerima data. Bila menggunakan saluran telepon untuk SDSL, line telepon dan faks harus dihentikan. Oleh karena itu line khusus, atau tambahan diperlukan untuk layanan SDSL. Ini berbeda dari ADSL, yang “menyisakan ruang” untuk kedua peralatan telepon analog standar dan sinyal digital, sehingga seseorang dapat berbicara di telepon atau menggunakan mesin fax saat online.
Layanan SDSL adalah layanan “always on”, yang berarti bahwa komputer ini aktif terhubung ke Internet. Jika komputer aktif, koneksi internet akan terus aktif. Â SDSL memerlukan layanan modem SDSL, biasanya diberikan oleh penyedia layanan Internet. Modem SDSL kemungkinan akan membutuhkan same-vendor peralatan di LAN, DSL atau chipset.

A.    Keuntungan dan Kerugian SDSL
Keuntungan:
·         Bandwidth yang disalurkan simetrik dalam artian kecepatan upload dan download sama sesuai paket layanan yang pelanggan pilih sebelumnya.
·         Delay rendah.
·         Tidak bergantung dan tidak menggangu pada saluran telepon yang ada.
·         Sistem point to point antara ISP dengan Pelanggan, sehingga secara teknis bandwidth tidak terbagi (ini juga tergantung kebijakan dari ISPnya).

Kerugian:
·         Jika tidak menggunakan sistem anti petir (grounding -red) yang baik maka  akan boros modem (terkena petir terus).
·         Kabel diputus orang lain.
·         Modemnya lebih mahal dari modem ADSL.
·         Hanya dapat digunakan pada saluran sepanjang 10 kft.



3.     Jaringan Hotspot

Pasti anda semua sudah tau apa itu jaringan  WIFI ,yah digunakan pada area hotspot, dan sinyal wifi bisa menghubungkan berbagai perangkat yang sudah mempunyai support wifi tentunya, speed transfer data wifi jauh lebih bagus dari pada Bluetooth ,karena menggunakan frekuensi yang lebih tinggi, karena secara teori bahwa semakin tinggi frekuensi maka kualitas dan speed pembawaan datanya akan semakin baik, untuk jaman sekarang ini koneksi yang sedang dikembangkan adalah koneksi menggunakan fiber optik, koneksi ini sudah menggunakan pembawaan data lewat cahaya,yang tentunya jauh lebih cepat dari pada koneksi apapun yang ada selama ini.
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Tingginya animo masyarakat –khususnya di kalangan komunitas Internet– menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.
Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut –yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan– dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat


4.     WIFI

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
·         802.11a
·         802.11b
·         802.11g
·         802.11n
Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
·         Spesifikasi Wi-Fi
·         Spesifikasi
·         Kecepatan
·         Frekuensi
·         Band
·         Cocok
·         dengan
·         802.11b
·         11 Mb/s
·         ~2.4 GHz
·         b
·         802.11a
·         54 Mb/s
·         ~5 GHz
·         a
·         802.11g
·         54 Mb/s
·         ~2.4 GHz
·         b, g
·         802.11n
·         100 Mb/s
·         ~2.4 GHz
·         b, g, n
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Kegunaan Wi-Fi selain untuk mengakses internet.
·         Mensinkronisasi telepon anda dengan PC tanpa USB
Yang pertama Wi-Fi bisa juga digunakan untuk sinkronisasi hp kita dengan laptop/komputer. Sehingga memudahkan kita untuk tidak report menggunakan kabel data ataupun kabel USB. Tapi masih harus menggunakan aplikasi-aplikasi tambahan dan masih terpaku pada beberapa jenis hp saja. Contohnya baru hp android dan iPhone saja yang bisa. Itupun untuk android haru ada penambahan aplikasi lagi seperti DoubleTwist.

·         Mengubah Smartphone menjadi remote control
Aplikasi remote memungkinkan iTunes dan Apple TV harus dikendalikan menggunakan iPhone, iPod touch, atau iPad melalui jaringan Wi-Fi. Anda dapat memilih playlist, lagu, dan album seolah-olah anda sedang duduk di depan komputer atau Apple TV. Gmote Android berubah menjadi remote control untuk komputer, memungkinkan bagi anda yang memang malas untuk langsung berinteraksi dengan PC/Laptop Anda. Tapi sekali lagi hanya bisa menggunakan HP yang sudah Support.

·         Mentransfer foto dari kamera digital
Kartu Eye-Fi adalah kartu memori tanpa nirkabel. Ini pada dasarnya adalah persis seperti kartu SDHC tetapi dengan manfaat yang fantastis ketika kamera sedang dalam jangkauan jaringan tertentu, foto dan video akan tertransfer ke komputer/laptop.

·         Streaming film ke TV
Wi-fi memiliki potensi untuk menjadi hiburan masa depan rumah! Media server dapat streaming video melalui Wi-Fi untuk setiap HTPC lainnya, Xbox / Playstation-diaktifkan TV di rumah. Ada sejumlah sistem operasi, aplikasi, dan protokol untuk mendapatkan film secara nirkabel dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

·         Streaming audio ke speaker
Penggemar Apple memiliki pilihan terbaik untuk bermain musik mereka (pada speaker ada) di rumah mereka, sebagai Apple AirPort Express router adalah sedikit besar kit untuk streaming musik ke speaker.

·         Sebagai router nirkabel
Sebuah aplikasi yang disebut PdaNet dapat mengubah iPhone atau android ke router Wi-Fi yang berguna untuk PC atau MAC. Jadi hp anda istilahnya sebagai perantara kelaptop/komputer. Tapi saya saranin dicoba dulu sebelum digunakan. Karena menurut sumber terpercaya aplikasi ini Not Fully Recommended.

·         Share file dengan komputer lain
Penyedia penyimpanan file online seperti Dropbox memungkinkan foto, dokumen, dan video mana saja dan berbagi dengan mudah menggunakan jaringan Wi-Fi jika kedua pengguna memiliki account Dropbox. Ini merupakan metode (dan lebih aman) alternatif daripada menggunakan ‘shared folder’.

·         Telepon kita bisa tahu ketika kita ada di rumah
Tasker memungkinkan anda untuk memulai layanan atau menjalankan aplikasi setiap kali anda pulang ke rumah. Tasker profil dapat mendeteksi ketika anda kembali ke rumah karena anda terhubung ke jaringan rumah. Contohnya, jika dikantor/sekolah/kampus anda menggunakan profil ‘silent’, tapi ketika tiba dirumah Tasker dapat langsung mengubah profil menjadi ‘ringing’.

·         Untuk keamanan
Dan yang Terakhir Aplikasi seperti Find My iPhone menggunakan Wi-Fi untuk mencari iPhone anda jika lupa meletakannya atau dicuri. Keberadaan perangkat dapat dipantau melalui Wi-Fi. Untuk yang tidak memakai iPhone, aplikasi seperti Prey bisa kita gunakan. Prey akan mencari lokasi(melalui laptop/komputer) dimana hp kita berada dan jika dicuri apa yang sedang dilakukan oleh si pencuri oleh hp kita.

5.      Pengertian OSI Layer (Model OSI)
Open System Interconnection atau biasa disingkat OSI adalah sebuah model referensi dalam bentuk kerangka konseptual yang mendefinisikan standar koneksi untuk sebuah komputer. Tujuan dibuatnya model referensi OSI ini adalah agar menjadi rujukan untuk para vendor dan developer sehingga produk atau software yang mereka buat dapat bersifat interporate, yang berarti dapat bekerja sama dengan sistem atau produk lainnya tanpa harus melakukan upaya khusus dari si pengguna.
Ketujuh Layer pada Model OSI

Pada prosesnya model OSI dibagi menjadi tujuh layer yang mana tiap layer tersebut memiliki peran yang saling terkait antara layer diatas dengan layer yang dibawahnya. Berikut ini penjelasan mengenai tujuh layer OSI.

·         Physical Layer
Physical layer merupakan layer pertama atau yang terendah dari model OSI. Layer ini bertanggung jawab untuk mentransmisikan bit data digital dari physical layer perangkat pengirim (sumber) menuju ke physical layer perangkat penerima (tujuan) melalui media komunikasi jaringan.
Pada physical layer data ditransmisikan menggunakan jenis sinyal yang didukung oleh media fisik, seperti tegangan listrik, kabel, frekuensi radio atau infrared maupun cahaya biasa.

·         Data Link Layer
Data link layer bertanggung jawab untuk memeriksa kesalahan yang mungkin terjadi pada saat proses transmisi data dan juga membungkus bit kedalam bentuk data frame. Data link layer juga mengelola skema pengalamatan fisik seperti alamat MAC pada suatu jaringan. Data link layer merupakan salah satu layer OSI yang cukup kompleks, oleh karena itu layer ini kemudian dibagi lagi menjadi dua sublayer, yaitu layer Media Access Control (MAC) dan Layer Logical Link Control (LLC).
Layer Media Access Control (MAC) bertanggung jawab untuk mengendalikan bagaimana sebuah perangkat pada suatu jaringan memperoleh akses ke medium dan izin untuk melakukan transmisi data. Layer Logical Link Control (LLC) bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan membungkus protokol network layer dan mengontrol pemeriksaan kesalahan dan juga melakukan sinkronisasi pada frame.

·         Network Layer
Network layer bertanggung jawab untuk menetapkan jalur yang akan digunakan untuk melakukan transfer data antar perangkat didalam suatu jaringan. Router jaringan beroperasi pada layar ini, yang mana juga menjadi fungsi utama pada layer network dalam hal melakukan routing.
Routing memungkinkan paket dipindahkan antar komputer yang terhubung satu sama lain. Untuk mendukung proses routing ini, network layer menyimpan alamat logis seperti alamat IP untuk setiap perangkat pada jaringan. Layer Network juga mengelola pemetaan antara alamat logikal dan alamat fisik. Dalam jaringan IP, pemetaan ini dilakukan melalui Address Resolution Protocol (ARP).

·         Transport Layer
Transport layer bertanggung jawab untuk mengirimkan pesan antara dua atau lebih host didalam jaringan. Transport layer juga menangani pemecahan dan penggabungan pesan dan juga mengontrol kehandalan jalur koneksi yang diberikan. Protokol TCP merupakan contoh yang paling sering digunakan pada transport layer.

·         Session Layer
Session layer bertanggung jawab untuk mengendalikan sesi koneksi dialog seperti menetapkan, mengelola dan memutuskan koneksi antar komputer. Untuk dapat membentuk sebuah sesi komunikasi, session layer menggunakan sirkuit virtual yang dibuat oleh transport layer.

·         Presentation Layer
Presentation layer bertanggung jawab untuk mendefinisikan sintaks yang digunakan host jaringan untuk berkomunikasi. Presentation layer juga melakukan proses enkripsi/ dekripsi informasi atau data sehingga mampu digunakan pada lapisan aplikasi.

·         Application Layer
Application layer merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan bertanggung jawab untuk menyediakan sebuah interface antara protokol jaringan dengan aplikasi yang ada pada komputer. Application layer menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh aplikasi, seperti menyediakan sebuah interface untuk Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), telnet dan File Transfer Protocol (FTP). Pada bagian sinilah dimana aplikasi saling terkait dengan jaringan.

A.    Cara Kerja OSI Layer
Proses berjalannya data dari suatu host ke host lain pada sebuah jaringan terbilang cukup panjang, semua data tersebut harus melalui setiap layer dari OSI untuk dapat sampai ke host tujuan. Contoh misalnya ketika anda akan mengirimkan sebuah email ke komputer lain pada sebuah jaringan komputer.
Proses yang terjadi pertama adalah pada application layer, yaitu menyediakan program aplikasi email yang akan digunakan untuk mengirim data ke komputer lain melalui jaringan. Pada presentation layer email tersebut kemudian dikonversi menjadi sebuah format jaringan. Kemudian pada session layer akan dibentuk sebuah sesi perjalanan data tersebut dari mulai dibentuk hingga selesainya proses pengiriman.
Pada transport layer data tersebut dipecah menjadi bagian-bagian kecil lalu kemudian akan dikumpulkan kembali pada transport layer si penerima. Pada network layer akan dibuatkan sebuah alamat dan ditentukan jalan yang akan dilalui oleh data tersebut untuk dapat sampai ke tujuan. Pada data link layer data tersebut dibentuk menjadi sebuah frame dan alamat fisik dari perangkat pengirim dan penerima akan di tetapkan.
Kemudian pada layer terakhir physical layer mengirimkan data tersebut melalui sebuah medium jaringan, menuju ke lapisan transport si penerima. Lalu kemudian alur yang sama terjadi pada komputer tujuan namun dimulai dari layer paling bawah (physical layer) hingga ke layar paling atas (application layer).

Itulah penjelasan lengkap mengenai model OSI dan bagaimana cara kerjanya. Memahami bagaimana layar OSI bekerja dapat meningkatkan pemahaman anda mengenai bagaimana suatu jaringan komputer bekerja dan protokol-protokol yang bekerja didalamnya.
B.     Peran Multimedia dalam Kehidupan Sehari-hari.
Multimedia digunakan dalam kehidupan di lingkungan rumah sehari-hari, terlebih dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat seperti sekarang ini, memungkinkan peran penting dari multimedia yang bisa selalu hadir dan menjadi kebutuhan yang menarik bagi setiap orang.
Tanpa adanya peranan dari Multimedia itu sendiri, mungkin kita akan merasa lebih gaptek (gagap teknologi) dan akibatnya menjadi tertinggal, den tergerus oleh masa kejayaan teknologi yang begitu berpengaruh di muka bumi ini.
Tidak perlu muluk-muluk, contoh multimedia di dalam kehidupan sehari-hari, seperti televisi, radio, ponsel, hingga komputer maupun laptop.  peran multimedia pada setiap acara dalam lingkungan hidup sehari hari dan juga saat diadakan acara seperti membuat surat edaran pemberitahuan akan di adakan sebuah acara.
Multimedia yang berperan pada perangkat-perangkat tersebut, membantu manusia dalam mengetahui informasi apa yang sedang terjadi, dengan berbekal audio maupun visual yang membantu kita mudah dalam mencerna informasi yang telah ditampilkan.

Sumber :


Tuesday, March 13, 2018

Saturday, January 27, 2018

Jaringan Komunikasi Komputer (Tugas 4)


1.   Sejarah Jaringan Komputer
Pada kali ini kita akan membahas mengenai Jaringan Komunikasi Komputer. Kita akan mengulas sedikit sejarah dari perkembangan jaringan komputer. Pada tahun 1940 seorang bernama George Sirbitz mengirimkan pesan instruksi komputer antar kota menggunakan mesin teletype. Konsep inilah yang diteruskan oleh ARPA ( Advanced Research Project Agency ), sebuah agen riset khusus di Amerika Serikat. Hingga pada akhirnya ARPA membangun sebuah prototype jaringan bernama “Intergalactic Network” yang menjadi pelopor dari ARPANet.
·         Komunikasi komputer adalah sebuah proses dimana dua atau lebih komputer atau perangkat saling bertukar data, instruksi dan informasi.
·         Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang terhubung bersama dalam sebuah perangkat komunikasi dan media transmisi.
2. Teknologi Komunikasi 
Teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh yang memungkinkan seseorang mengirimkan informasi atau menerima informasi ke atau dari pihak lain yang letaknya berjauhan.Dasar dari sistem teknologi komunikasi yaitu isyarata atau sinyal yang bisa berbentuk analog atau digital. Teknologi komunikasi yang berkembang dari hari ke hari pun berkembang dan mengalami resolusi secara pesat yaitu dari teknologi komunikasi analog ke teknologi komunikasi modern. 
A.   Teknologi Komunikasi Analog
Teknologi yang berbasis sinyal analaog dimana sinyal analog disebut juga signal kontinyu karena bentuknya berupa gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Ciri – ciri dari signal analog itu sendiri ialah memiliki amplitudo dan frekuensi. Jika dikaitkan dengan suara, amplitudo menentukan keras tidaknya suara, dan frekuensi menentukan pada kenyaringan suara (melengking atau tidak). Sinyal analog adalah merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang elektromagnetik ini.
B.     Teknologi Komunikasi Digital
Teknologi digital merupakan sebuah teknologi yang mengubah sinyal menjadi sebuah kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 untuk proses informasi yang mudah, cepat, dan akurat. Sinyal tersebut dinamakan sebagai ‘bit’.Pertukaran signal analog dan digital menggunakan alat bernama Modem(modulator/demodulator). Ini terjadi pada jaringan komputer yang berkomunikasi jarak jauh dengan melibatkan jaringan telepon. Komputer pertama mengirim signal digital dan kemudian modem mengubahnya menjadi analog. Signal analog inilah yang mengalir pada jaringan telepon. Selanjutnya signal analog diubah oleh modem menjadi digital pada bagian komputer penerima.Penggunanaan sistem digital ini sekarang telah banyak menggantikan pemakaian sistem analog.

Perbedaan antara Teknologi Komunikasi Analog dengan Digital
Analog
Digital
·         digunakan untuk komunikasi yang lalulintasnya rendah
·         mengirim data jauh lebih lama dengan kapasitas yang biasa dan memiliki tingkat eror yang lebih besar.
·         Penggunaan yang berulang terhadap informasi mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
·         Tidak dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara interaktif.
·         System komunikasi kurang fleksibel
·         Alat-alat pada teknologi digital kurang stabil, praktis ,memiliki daya tahan yang kurang lama dan biaya relative lebih mahal.
·         Sinyal analog memiliki jumlah kemungkinan nilai amplituda yang tak terhingga.
·         Teknologi analoh kurang toleran terhadap noise
·         Teknologi analog menyediakan kapasitas transmisi yang lebih kecil
·         Teknologi analog belum memungkinkan pengenalan layanan-layanan baru
·         digunakan untuk komunikasi yang lalulintasnya padat atau tinggi.
·         mengirimkan data dengan cepat, dengan kapasitas yang lebih, dan memiliki tingkat error yang kecil
·         Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
·         Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara interaktif.
·         System komunikasi lebih fleksibel
·         Alat-alat pada teknologi digital juga lebih stabil, praktis, memiliki daya tahan yang lama dan biaya relative lebih murah
·         Sinyal analog memiliki jumlah kemungkinan nilai amplituda yang terhingga.
·         Teknologi digital lebih toleran terhadap noise
·         Teknologi digital menyediakan kapasitas transmisi yang besar
·         Teknologi digital memungkinkan pengenalan layanan-layanan baru

3.   Klarifikasi Jaringan Komputer
A.  LAN ( Local Area Network )

Sebuah jariangan yang menghubungkan komputer-komputer atau  perangkat-perangkat dalam sebuah area terbatas seperti rumah, kantor, laboratorium, atau gedung-gedung yang berdekatan. Masing-masing komputer atau perangkat didalam jaringan LAN disebut dengan node.

B.   MAN ( Metropolitan Area Network )
Koneksi jaringan berkecepatan tinggi yang menghubungkan jaringan lokal didalam sebuah area kota metropolitan dan didalam MAN biasanya terdapat satu atau lebih LAN.


C.      WAN ( Wide Area Network )
Sebuah jaringan yang menaungi area geografis yang luas (seperti kota, negara maupun seluruh dunia) menggunakan saluran komunikasi yang menggunakan banyak kombinasi jenis media seperti jalur telpon, kabel maupun gelombang radio.


D.       Internet (Interconnected Networking )
Sebagai penerus dari ARPANet, merupakan jejaring global dari komputer-komputer yang terhubung satu sama lain, yang memungkinkan untuk bisa berbagi informasi ke dalam saluran komunikasi.
Arsitektur jaringan internet terbagi menjadi :
Client / Server : satu atau lebih komputer berperan sebagai sebuah server, dan komputer lainnya didalam jaringan meminta layanan dari server. Sebuah serrver yang biasa disebut host, mengatur akses perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya lainnya kepada jaringan. Sebuah client adalah komputer-komputer lain didalam jaringan yang mengandalkan layanan dari server.
Internet Peer to Peer. Jaringan ini sederhana, dimana pengguna mengakses langsung ke masing-masing harddisk dan bertukar file melalui internet.
4.  Topologi Jaringan
A.   Topologi Bus
Topologi ini terdiri dari sebuah kabel sentral, yang dimana menjadi tempat terhubungnya semua komputer dan perangkat, jadi bus disini fisiknya adalah sebuah kabel yang menjadi penghubung komputer-komputer dan perangkat-perangkat lainnya.
Bus tersebut mengirim data, instruksi dan informasi secara dua arah (bidirectional). Topologi ini banyak dipakai didalam LAN dikarenakan mudah diinstal dan harga yang dikeluarkan tidak begitu mahal. Salah satu keuntungan topologi ini adalah komputer dan perangkat yang berada dalam jalur bus bisa di opot dan dipasang tanpa mengganggu alur komunikasi data. Sedangkan yang menjadi masalah adalah topologi ini sangat bergantung kepada bus, jika terjadi kerusakan pada bus maka seluruh jaringan akan terganggu.
B.    Topologi Cincin
Topologi ini mirip dengan topologi bus bedanya jika topologi  bus berbentuk linear (garis lurus) maka topologi cincin berbentuk lingkaran (cincin) dimana kedua ujung kabel tertentu. Data berjalan antara komputer ke komputer lainnya berputar satu arah didalam cincin, ketika sebuah komputer mengirim data maka data tersebut melintas melalui komputer-komputer lainnya sebelum akhirnya terhenti di komputer yang dituju.
Kelemahan dari topologi ini, jika ada sebuah komputer mengalami  kerusakan, maka komputer-komputer sebelum komputer-komputer sebelum komputer yang rusak ini tidak akan mengalami masalah, tetapi komputer-komputer yang berada setelah komputer yang rusak inilah yang akan mengalami masalah.
C.    Topologi Bintang / Star
Didalam topologi bintang semua komputer dan perangkat (node) didalam jaringan terhubung ke sebuah perangkat sentral yang mana membentuk sebuah formasi bintang. Perangkat sentral ini menyediakan sebuah titik penghubung untuk node-node didalam jaringan, titik penghubung ini dinamakan hub.
Topologi ini juga mudah untuk diinstal, node bisa dipasang-lepas tanpa mengganggu jalur komunikasi jaringan, jika sebuah node mengalami kerusakan maka cuma node tersebut yang akan mengalami masalah, node-node lainnya akan terus beroperasi secara normal. Topologi yang menggabungkan susunan topologi bus dan bintang disebut dengan topologi tree.

Sumber :